Cara Memilih Gas Pelindung Dalam Pengelasan MIG

Posted by CaraKitaHD on Kamis, 28 Februari 2019

Tidak hanya kawat las, aspek terpenting lainnya yang memengaruhi kualitas las Mig ialah gas pelindung.

Di bawah ini ialah tips mengenai langkah memilih gas pelindung yang cocok untuk setiap logam dalam pengelasan Mig

cara memilih gas pelindung las mig
Image: Pixabay.com


Untuk aluminium dan gabungan aluminium: 

Gas pelindung seperti Argon, 35% Argon + 65% Helium, kombinasi gas 25% Argon + 75% Helium dapat digunakan.

- Ar gas: Keuntungannya bisa dipakai untuk mengelas di bagian hingga ketebalan 25mm , untuk busur stabil, kurang rawan terhadap percikan serta penyemprotan.

- Kombinasi gas 35% Ar + 65% He: Keuntungannya ialah mengelas bagian yang tebal (dari 25 - 76mm), untuk daya pengelasan yang tinggi untuk tingkatkan pengenceran logam saat melebur kombinasi. Aluminium 5XXX (Al + Mg).

- Kombinasi gas 25% Ar + 75% He: Keuntungannya ialah bisa dilas di bagian yang begitu tebal (lebih dari 76mm), memberi daya pengelasan yang tinggi, pengelasan yang ketat serta meminimalisir resiko gelembung udara.

Untuk Magnesium: 

Pakai gas pelindung Argon dengan dampak pembersihan terunggul.


Untuk baja karbon: 

Pakai gas Argon + oksigen serta gas Argon + Co2.
- Ar + 1-5% Oxi: mempunyai keuntungan tingkatkan kestabilan busur, gampang mengatur genangan encer, memberi lasan cerah, menghilangkan kejadian seperti luka bakar perbatasan. Dibanding dengan gas Ar 100%, kombinasi gas pelindung ini sangat mungkin pengelasan bertambah cepat.

- Ar + 3-10% Co2: Bentuk penampang las indah, meminimalisir kejadian struktur, menghilangkan resiko misalnya kurang saluran atau tumpang tindih tapi ada batasan yang cuma bisa diaplikasikan pada tempat pengelasan Pojok datar serta horizontal.

Untuk baja kombinasi rendah kekuatan tinggi (HSLA):
Pemakaian gas oksigen Ar + (2%) mempunyai keuntungan menghilangkan resiko burnout, lasan dengan ketahanan yang kurang baik.

Untuk stainless steel: 

Pemakaian kombinasi gas pelindung Argon serta Oksigen
- Kombinasi gas ar + oksigen (1%): Keuntungannya ialah tingkatkan kestabilan busur, pengenceran las dengan baik serta gampang dikontrol, permukaan las indah, batasi pembakaran marjinal bahkan juga waktu pengelasan pada detil tebal.

- Kombinasi gas Ar + oxi (2%): Ada pula keuntungan seperti saat memakai kombinasi gas diatas tapi untuk busur yang lebih konstan, kualitas las yang tambah tinggi serta kecerahan yang lebih cerah.

Untuk gabungan tembaga, nikel serta nikel: 

Bisa saja untuk memakai kombinasi gas Argon murni atau Argon + Nitrogen + Helium.
- Memakai kombinasi gas Argon murni: Adhesi lasan yang baik, encerkan saluran waktu pengelasan dilas diatas 3mm.

- Memakai kombinasi gas Ar + Helium28: Menolong tingkatkan daya pengelasan (50 75% He) serta saat pengelasan sisi yang tebal akan menolong mendistribusikan panas lebih baik.

Untuk pengelasan titanium: 

Memakai gas pelindung ialah argon murni. Keuntungannya ialah busurnya konstan, sangat mungkin lasan jadi bersih serta bebas dari kontaminasi gas.

Itulah tips mengenai langkah memilih gas pelindung untuk pengelasan mig yang bisa CaraKitaHD berikan. Mudah-mudahan artikel ini bisa meningkatkan wawasan serta pengetahuan Anda.


Previous
« Prev Post

Related Posts

Februari 28, 2019 Februari 28, 2019

0 komentar:

Posting Komentar