Pengertian Cara dan Kelebihan Las Argon

Posted by CaraKitaHD on Sabtu, 26 Januari 2019

las argon atau biasa disebut dengan las busur gas
Sumber gambar : Pixabay
Las Argon atau biasa disebut dengan las busur gas elektroda tungsen adalah salah satu metode pengelasan dengan bahan kerja baja paduan tinggi dan logam. Tetapi bukan besi maupun non-feroous, misalnya bahan aluminium, tembaga, titanium, molibdenum dan paduannya. Kelebihan Lasa Argon atau las TIG (Tungsen Inert Gas Welding) ini memiliki stabilitas busur cukup tinggi, sehingga prosesnya lebih baik dari jenis las listrik lainnya.

Di tahun 1936, di Amerika Serikat mulai mengenal Las Argon. Kemudian tahun 1950-an, Las Argon ini mulai dikenal di beberapa negara Eropa, seperti Inggris, Jerman, dan negara-negara lainnya. Di setiap negara tersebut, Las Argon mempunyai nama yang berbeda-beda. Seperti di Inggris, Las Argon ini disebut las TIG atau GTAW. Sedangkan di negara Jerman, Las Argon ini disebut las WIG (Wolfram Inert Gas).

Cara Kerja Las Argon

Sistem atau cara kerja pengelasan argon ini terdiri dari sumber daya yang dihubungkan. Yaitu pengelasan dengan arus bolak balik maupun searah dan pembakar las yang tersalur pada sumber arus listrik melalui kabel dan paket selang. Saluran arus listrik tersebut berfungsi memberi aliran pada pasokan gas pelindung, arus listrik, dan air pendingin.

Baca juga : Jenis Pengelasan, Fungsi, dan Keunggulannya

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) ketika merangkai cara Las Argon adalah sebagai berikut:
  • Kondisi komponen perangkat las harus benar-benar dicek.
  • Hubungkan terlebih dahulu selang/kabel ke mesin las, termasuk pada air pendingin dan gas.
  • Hubungkan kontrol remot balik, baik pada sistem setelan tangan maupun pedal kaki.
  • Hubungkan klem masa ke benda kerja dan kabel masa ke mesin las.
  • Tentukan polaritas pengelasan dengan benar. Pengelasan baja dan baja paduan diarahkan ke arus searah (DCEN), sedangkan untuk pengelasan aluminium tombol diarahkan ke arus bolk balik.
  • Siapkan elektroda tungsen.
  • Rakit pembakar las, longgarkan tutupnya, dan lepaskan tungsen dari pembakar. Selanjutnya lepaskan kolet dan nozle tembaga di pembakar, pasang kolet beserta dudukannya dan pasang kembali nozle ke pembakar. Kemudian, pasang kawat las ke dalam kolet pembakar las sampai terlihat muncul (elektroda) 3-6 mm dan kencangkan penutup pembakar las.
  • Pastikan gas pada posisi aman, lalu buka sebentar katup gas agar kotorannya bisa keluar. Pasang regulator pada botol gas, hubungkan mesin las dan selang. Kemudian, coba kontrol dengan air sabun utuk mengetahui kerapatan sambungannya.
  • Hubungkan konektor daya utama dan pastikan catu daya tersambung pada mesin dengan aman. Hubungkan juga stopkontak sesuai prosedur pada buku manual.
  • Hidupkan konektor daya utama, buka katup gas, dan setel ulang aliran gas.
  • Lakukan uji coba pada benda kerja. Tes penyalaan busur dan penyetelan kuat arus.

Kelebihan Las Argon

Jika dibandingkan dengan proses pengelasan lainnya, Las Argon ini memiliki sejumlah kelebihan. Di antaranya sebagai berikut:
  • Hampir tidak terdapat cacat las, dan tidak terlalu mengganggu kesehatan, karena asap las relatif rendah.
  • Tidak pada proses pengelasan, ujung las dapat menyesuaikan kekuatas las secara optimal.
  • Saat proses pengelasan mampu meningkatkan pencairan las.
  • Kawat las tidak habis sekali pakai, karena proses pengelasan dilakukan dengan menambah logam pengisi.
  • Memiliki titik didih lebih dari 3.000 derajat celcius. Hal inilah yang menjadikan molekul besi bisa menyatu, sehingga hasil pengelasannya lebih baik dan rata.
  • Terdapat kombinasi dari dua tipe gas perlindungan, yaitu argon dan helium. Kemampuannya bisa menjamin kecepatan pengelasan lebih tinggi dan penetrasi pengelasan.
  • Gas argon paling sedikit diperlukan dalam setiap pengelasan.
  • Cakupannya lebih baik saat proses pengelasan.
Ituah pembahasan mengenai pengertian, cara, dan kelebihan Las Argon. Dengan mengetahui semua hal di atas, Anda bisa lebih selektif dalam memilih jenis pengelasan untuk kebutuhan industri, pabrikan, dan yang lainnya. Semoga bermanfaat!

Previous
« Prev Post

Related Posts

Januari 26, 2019 Januari 26, 2019

0 komentar:

Posting Komentar