Metalurgi Las Pengertian dan Efeknya

Posted by CaraKitaHD on Kamis, 31 Januari 2019


metalurgi las merupakan dua buah suku kata

Metalurgi las merupakan dua buah suku kata yang tidak asing ditelinga orang teknik. Kata las sendiri memiliki arti penggabungan dua buah logam dengan menggunakan metode pemanasan dari energi listrik. Dalam dunia pengelasan sendiri terdapat istilah metalurgi las yang akan di bahas pada artikel ini.

Pengertian Metalurgi Las

Metalurgi las dalam arti sempit hanya dibatasi pada logam las yang dipengaruhi oleh panas. Membahas mengenai panas pada metalurgi las tentunya tidak akan jauh dari Heat Affected Zone. Dalam melakukan pengelasan tentunya harus benar-benar teliti dan dengan perhitungan yang jelas. Proses pengerjaannya juga memiliki ketentuan prosedur yang harus dipatuhi, tidak boleh sembarangan.

Baca juga: Mengenal Mesin Las Inverter dan Cara Perawatannya

Dalam melakukan pengelasan sendiri terdiri dari beberapa bagian, diantaranya adalah sebagai berikut…
  1. Weld Metal
Yang pertama kali akan di bahas adalah Weld Metal atau logam lasan. Logam lasan merupakan daerah hasil endapan las (weld deposit) yang didapatkan dari logam cair yang pada akhirnya menjadi beku.
Hasil endapan las tersebut dihasilkan dari logam pengisi atau filler metal. Logam las ini terletak di tengah-tengah antara HAZ dengan HAZ.
  1. Fusion Line
Fusion Line atau garis gabungan merupakan garis yang menghubungkan logam lasan dengan Heat Affected Zone (HAZ). Garis gabungan tersebut dapat dilihat apabila sedang melakukan pengetsa penampang las. Daerah sekitar garis gabungan adalah batas bagian cair dan padat yang ada pada proses pengelasan.
  1. Heat Affected Zone
Heat Affected Zone (HAZ) adalah daerah dimana pergesekan logam dasar dan logam las sehingga menciptakan panas dan dingin secara cepat. Suhu panas yang terjadi pada logam induk berasal dari logam cair akibat kecepatan alat pengelasan. HAZ memiliki batasan yang digunakan untuk menurunkan panas ketika proses pengelasan selesai.

Baca juga : Jenis Las Listrik Smaw Inverter dan Harga Paling Baru 2019

Struktur mikro yang ada pada HAZ tersebut akan menjadi austenit ketika suhu sedang naik dan akan menjadi martensit ketika suhu sedang turun. Akibat dari austenit adalah memperbesar ukuran butir pada daerah garis fusi. Sedangkan daerah yang berseberangan dengan garis fusi butirannya akan mengecil jika terkena suhu dingin.
  1. Parent Metal
Parent metal atau logam induk adalah bagian dari logam yang tidak memiliki hubungan pengaruh dengan pemanasan pada proses pengelasan. Hal tersebut terjadi karena temperatur panas dari proses pengelasan tersebut tidak menyebabkan perubahan pada logam induk.

Tidak adanya perubahan struktur yang terjadi pada proses parent metal disebabkan karena temperatur yang ada pada logam induk belum mencapai suhu maksimal. Sehingga logam tidak berpengaruh terhdap panas.

Sekarang sudah jelas kan apa itu metalurgi las? Sebagai orang teknik, pastinya Anda harus lebih selektif dan lebih memperhatikan mengenai keselamatan kerja dalam mengoperasikan mesin. apalagi jika mesin yang di operasikan adalah mesin las, pastikan agar kacamata dan sarung tangan selalu berada di tubuh Anda.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Januari 31, 2019 Januari 31, 2019

0 komentar:

Posting Komentar