Jenis Pengelasan, Fungsi, dan Keunggulannya

Posted by CaraKitaHD on Kamis, 24 Januari 2019

proses pengelasan bahan logam

Proses pengelasan bahan logam bisa kita temukan di beberapa proyek industri skala kecil maupun besar.  Jenis pengelasannya pun berbeda-beda, sesuai dengan bahan atau objek yang nantinya akan dilas. Namun, sudah tahukah Anda beragam jenis pengelasan berdasarkan proses pengerjaannya?

Kebanyakan orang mengenal proses pengelasan yang dikerjakan ada 3, yaitu las listrik, las karbit, dan las argon. Mungkin pengetahuan tersebut bisa dikatakan masih terbatas, karena masih ada lagi beberpa jenis dan proses pengelasan lainnya. Yuk, simak informasi lengkapnya, seputar jenis pengelasan, fungsi, dan keunggulannya berikut ini.

Pengertian Pengelasan

Sebelum membahas yang lainnya, lebih baik megetahui terlebih dahulu pengertian pengelasan yang sebenarnya. Las/pengelasan merupakan suatu proses pengikatan beberapa logam dengan cara dihusi. Proses dihusi ini dilakukan saat penyambungan las dalam kondisi masih padat maupun sudah mencair.

Proses pengkondisian ini lebih populer dikenal masyarakat luas dengan sebutan SSAW (Solid state Welding) untuk kondisi padat dan disebut LSW (Liquid State Welding) untuk yang kondisinya sudah mencair.

Pengertian pengelasan adalah sebuah teknik menyambungkan antar dua logam, yaitu dengan cara mencairkan kedua logam tersebut baik dengan atau tanpa tekanan untuk menghasilkan sambungan yang rapi, kuat dan terus menerus. Sedangkan pengertian secara singkatnya, pengelasan adalah teknik menyambung logam dengan menggunakan energi panas dari beberapa sumber tertentu.

Baca juga artikel menarik lainnya: Cara Aman Las besi hollow Galvanis Agar Tidak Berlubang

Jenis Pengelasan, Fungsi, dan Keunggulannya

Seiring dengan kemajuan teknologi, proses pengelasan pun semakin bervariasi. Mulai dari proses pengelasan menggunakan bahan tambah atau filler maupun tanpa bahan tambahan. Selain itu, ada pula proses pengelasan dengan menggunakan sumber energi putaran. Sistem kerjanya, energi putaran menghasilkan energi panas cukup tinggi, lalu digunakan untuk proses penyambungan logam/pengelasan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini tentang jenis pengelasan berdasarkan proses atau cara kerjanya.

1. Jenis SSW atau proses kondisi padat

Proses pengelasan jenis SSW ini lebih mengutamakan tekanan. Hal tersebut bertujuan untuk menghasilkan sambungan yang lebih kuat. Di kalangan industri, proses pengelasan ini sering disebut juga dengan Pressure Welding.

Adapun fungsi dari cara ini untuk menyambungkan material yang tidak sama. Jenis atau proses pengelasan ini memiliki kelebihan tersendiri, yaitu proses pengerjaan bisa dilakukan dengan cepat, presisi, dan hampir tidak memiliki daerah/sudut/bagian yang terpengaruh panas. Proses ini tidak bisa dikerjakan sembarangan, karena memerlukan persiapan sambungan yang cukup rumit, sehingga benar-benar dibutuhkan ketelitian dan kecermatan.
Persiapan yang dilakukan, terdiri dari:
  1. Las busur listrik
Di dalamnya meliputi las flash but, las elektroda terumpan, dan las electroda tak terumpan
  1. Las tahanan (Resistance Welding)
Sedikitnya ada lima jenis peralatan las yang harus disiapkan, antara lain las listrik, las karbit atau las gas, las sinar elektron, las sinar laser, dan las klem.

2. Jenis LSW atau proses kondisi cair

Jenis pengelasan ini lebih populer dari yang pertama. Cara kerja proses pengelasan ini dengan mencairkan kedua ujung material untuk disambungkan. Adapun sumber energi panas yang dibutuhkan untuk proses pengelasan ini, berasal dari busur listrik, tahanan listrik dan gas.

Ada pula cara lainnya untuk menghasilkan energi panas, seperti yang berasal dari sinar electron, sinar laser, dan busur plasma. Untuk menyambungkan dua bahan material dengan proses pengelasan ini agar hasilnya sempurna, maka suhu material tersebut harus benar-benar sama. Jika tidak, dapat dipastikan proses pengelasannya tidak sempurna.

Adapun kelebihan proses pengelasan LSW ini adalah tidak memerlukan biaya mahal, persiapan sambungan tidak rumit, dan proses pengerjaan/pelaksanaan cukup mudah.

Beberapa yang harus dipersiapkan sebelum proses pengerjaan, antara lain:
  1. Friction welding
  2. Cold welding
  3. Las ultrasonik
  4. Las ledakan
  5. Las tempa
Untuk kesempurnaan proses pengelasan, maka yang harus diperhatikan adalah jenis dan kualitas kawat las. Tentunya harus memilih kawat las yang memiliki struktur bahan metalnya yang berkualitas. Semoga informasi tentang jenis pengelasan ini bisa memberikan wawasan tambahan untuk Anda. Selamat bekerja!

Previous
« Prev Post

Related Posts

Januari 24, 2019 Januari 24, 2019

0 komentar:

Posting Komentar